Senin, 17 Oktober 2011

Temanku yang tuli

Aku tak tahu arti sebenarnya teman 
Karna kamu!

Tak tahukah kamu aku ini temanmu?
Atau memang kita ini tidak berteman?

Hey!
Kamu tuli ya!
Kamu tak dengar aku sedang berbicara denganmu!

Kamu tidak buta kan!
Kamu tak melihat aku berbicara denganmu apa?
Tatap mataku!

Aku yakin otakmu busuk!
Aku tak yakin dengan semua yang kamu pikirkan
Jangan - jangan kamu ini bermuka dua

Hey!
Aku teriak!
Kamu dengar tidak sih?
Kamu tuli!

Tolong...
Kamu ini temanku
Dengar aku! DENGAR AKU! TATAP MATAKU BODOH! 

Jumat, 30 September 2011

Tuhan... Sampaikanlah

Tuhan...
Sampaikanlah..


Tuhan..Engkaulah Maha Pendengar Maha Pengasih Maha Pnyayang Maha Tahu
Tuhan.. Pantaskah aku? bolehkah aku? memohon, walau mungkin permohonanku ini egois
Tuhan.. Dengarkanlah
Tuhan.. Aku menyukainya, entah ini cinta atau bukan
Tuhan.. Berikanlah penerangan agar aku tetap berada di jalan-Mu, jalan yang benar

Tuhan.. tolong... sampaikanlah...
Sampaikanlah gejolak rasa ini
Aku menyukainya! aku mengagumi dia! aku menghormati dia! Aku...Aku menyayanginya
Tuhan sampaikanlah padanya...jadikan dia mengerti, sadar akan perasaanku..
Tuhan, aku serahkan semuanya pada-Mu
Tuhan, aku tidak meminta agar dia juga menyayangiku...
Aku mohon..aku minta..agar dia tahu..cukup tahu dan mengerti

Tuhan...
Aku menyayanginya
Tapi sayangku pada-Mu jauh lebih besar

Minggu, 11 September 2011

Saat Aku Mengatakannya

Saat aku mengatakan ingin mobil kepada ayahku, beliau bertanya, "Untuk apakah mobil itu nak? Bukannya kamu sudah memiliki sebuah motor yang masih bagus dan layak untuk di kendarai?"
Aku menjawab, "Ayah, aku ingin mobil karena banyak fungsinya. Agar ketika hujan, kami bisa berpergian dan berbelanja tanpa basah. Agar Ibu bisa ikt kami berpergian. Agar dia tidak lelah dan kepanasan. Agar kita bisa berpergian bersama dengan nyaman. Agar kita bisa berkumpul seperti dulu. Agar kita tak perlu repot saat membawa barang yang berat dan dalam jumlah banyak. Dan masih banyak lainnya."

"Tidakkah cukup kita memiliki 5 motor? 1 milikmu, 1 milik Ibumu, 1 milik Ayah, 1 milik kakak perempuanmu yang sangat menyayangimu, 1 milik kakak laki - lakimu yang selalu mengerti kamu."

"Tidak Ayah, bukan itu masalahnya. Bagiku itu lebih dari cukup. Tapi saat ini Ibu sudah tidak bisa mengendarai motor. Bukannya lebih baik dijual saja? Lalu kita membeli mobil. Dengan 5 motor memang sangat cukup, tapi bukan itu masalahnya Ayah."

"Anakku yang cerdas, anakku yang kusayangi, pernahkah terpikirkan olehmu apa yang akan terjadi jika kita memiliki mobil? Sebenarnya bisa saja Ayah menuruti keinginanmu, membelikan kita mobil sesuai apa yang kamu inginkan. Tapi apakah kamu bisa menghilangkan hobimu berbelanja? Apakah kamu tidak keberatan, kamu tidak bisa lagi membeli barang - barang lucu, baju - baju bagus dan manis, asesoris yang cantik, dan melakukan perawatan tubuh atau rambutmu? Dan apaklah kamu tak merasa keberatan, bila suatu saat kita memiliki mobil, gaya hidup kita berubah? Mungkin saja kita akan lebih sering bertengkar karena hal sepele(hanya kami yang tau)."

"Oh, aku tidak pernah terpikirkan tentang hal itu Ayah, sungguh. Kalau itu yang akan terjadi bila kita memiliki mobil, lebih baik kita tidak memiliki mobil. Ohya, dan mungkin saja suatu saat sifatku menjadi buruk, tamak dan sombong misalnya."

"Benar anakku. Jadi, apakah kita sudah selesai dengan diskusi kita kali ini? Ayah rasa kamu sudah berubah pikiran."

"Ya Ayah. Maafkan permohonanku yang kekanakan ini. Aku hanya ingin berniat baik, sungguh. Aku hanya ingin menyenangkan hati keluarga."

"Tak apa anakku. Sekarang keluarlah dengan kakakmu. Bersenang - senanglah. Ayah akan memberi kakakmu uang agar kalian bisa berbelanja."

"Terimakasih, Ayah."

Pasti (InsyaAllaah) terjadi hal baik padaku.

Salam, Minggu sore yang mendung.. Aku suka udara mendung seperti ini.. Membuatku bersemangat dan ramah (haha)


Di saat mendung seperti ini membuatku terdiam, termenung. Memikirkan hal penting yang mungkin tidak orang lain pikirkan.

Saat aku berkunjung ke Cofe Tofe siang tadi, aku membaca majalah fashion sambil meminum kopi pesananku. Sedikit kecewa dengan rasanya, karena rasanya seperti susu yang di blender sampai kental dan berbusa. Aku lebih memilih menikmati majalahnya daripada kopinya. Aku memang sangat menyukai majalah fashion, seperti Go Girl.

Majalah fashion itu membuat aku terhibur karena barang - barangnya yang bagus. Tiba - tiba saja aku merasa sangat bahagia. Bahagia yang membuatku senyum - senyum sendiri. Aku bertanya - tanya, ada apa denganku? Tiba - tiba saja merasa sangat senang. Sampai - sampai membayangkan hari esok, di sekolah, aku akan menjadi orang yang sangat ceria. Mungkin karena aku berencana akan mencari barang - barang lucu esok? Sepertinya bukan..

Ya, aku tau kenapa. Rasa bahagia ini karena Tuhan(Allah). Pasti Tuhan(Allah) telah membuka hatiku. Aku selalu beranggapan segala sesuatu yang terjadi padaku karena-Nya. Aku merasakan betapa baiknya Tuhan(Allah) padaku. Dia memberikan rasa bahagia ini agar aku termotivasi dan bersemangat esok hari, I belive it!

Aku tidak akan menyia - nyiakan hari esok. Pasti (InsyaAllaah) terjadi hal baik padaku.

Sabtu, 10 September 2011

That I Thing

Something..
I want to say something..but I dont know what
Sometimes, I feel invisible
No one want to hear me

Damn
Ada sesuatu yang ingin aku katakan
Tapi harus kepada siapa aku mengatakannya?
Bahkan mungkin orangtuaku sendiri tak ingin mendengarnya
Seakan setiap  apa yg kukatakan dn ku lakukan itu tak ada gunanya dn membuang waktu saja

Apa tak seorangpun peduli dgn ku?
Jika ada, aku harap orang itu BENAR - BENAR mengerti dn memahami aku. Tidak akan mengecewakanku

Terkadang, aku bingung. Sebenarnya aku ada di dunia ini untuk apa dn untuk siapa

I Wish You Were Here (Avril L)

I can be tough
I can be strong
But with you, It's not like that at all


Theres a girl who gives a shit
Behind this wall
You just walk through it

[refrain]
And I remember all those crazy thing you said
You left them running through my head
You're always there, you're everywhere
But right now I wish you were here

All those crazy things we did
Didn't think about it just went with it
You're always there, you're everywhere
But right now I wish you were here

[chorus]
Damn, Damn, Damn,
What I'd do to have you
Here, Here, Here
I wish you were here

Damn, Damn, Damn,

What I'd do to have you
Near, Near, Near
I wish you were here.


I love the way you are
It's who I am don't have to try hard
We always say, Say like it is
And the truth is that I really miss

All those crazy thing you said
You left them running through my head
You're always there, you're everywhere
But right now I wish you were here

All those crazy things we did
Didn't think about it just went with it
You're always there, you're everywhere
But right now I wish you were here

[chorus]
Damn, Damn, Damn,
What I'd do to have you
Here, Here, Here
I wish you were here


Damn, Damn, Damn,
What I'd do to have you
Near, Near, Near
I wish you were here.


[bridge]
No, I don't wanna let go
I just wanna let you know
That I never wanna let go
Let go, Oh, Oh,

No, I don't wanna let go
I just wanna let you know
That I never wanna let go
Let go, Let go, Let go...

[chorus]
Damn, Damn, Damn,
What I'd do to have you
Here, Here, Here
I wish you were here

Damn, Damn, Damn,

What I'd do to have you
Near, Near, Near
I wish you were here

Sabtu, 20 Agustus 2011

what? why?

teman...apa sih arti teman dn sahabat? penting mana sama pacar/gebetan/dll?
entahlah...namanya jg manusia..munafik

dia, sebut saja IT. teman terbaikku, sahabatku(mungkin)..itu bagiku, blm tentu aku ini hal yg sama baginya..
itu semua sbelum dia melakukan sebuah kesalahan..yg mnrutku fatal..

knp? IT prnh blg k aku kalo teman itu lbh berarti..buktinya? dia bisa bela-belain BELI PULSA demi bisa bales sms gebetannya(entahlah, mungkin hts-annya)..tpi d saat aku sms HAL PENTING, saat dia g punya pulsa, dia g bela-belain BELI PULSA..kenapa? siapa yg tau? muka dua? mungkin....

jadi...sekarang, apa? entahlah...tunggu saja